Hancurkan Bumi!

Januari 24, 2008 at 6:00 am | In CampurCampur | 1 Comment

Dunia makin hari makin panas. Cuaca juga berubah – ubah. Kadang kalau panas, panas banget. Kalau hujan, bisa jadi banjir.

Itu baru salah satu dampak dari global warming atau pemanasan global. Masih banyak dampak lain yang membahayakan bagi kehidupan kita.
Bukan cuma bagi manusia, tapi juga bagi makhluk hidup. Salah satu dampak serius dari global warming yaitu, mencairnya es di kutub sana. Selain bisa membuat ketinggian air laut meningkat, cairnya es tersebut juga berpotensi membunuh beruang kutub.

Kenapa?

Soalnya, beruang kutub harus berenang lebih jauh supaya ketemu daratan. Itu berarti, bukannya mustahil kalau beruang kutub kelelahan sewaktu berenang, terus mati. Itu semua dikarenakan, es di kutub mencair, otomatis daratan bagi beruang kutub juga menghilang.

Bukan cuma hewan lucu berbulu itu aja yang terancam punah. Manusia juga terancam punah kalau hal ini nggak segera diperbaiki. Tapi, dunia mulai sadar. Konferensi Perubahan Iklim di Bali buktinya. Walaupun masalah belum langsung terpecahkan, tapi sudah ada itikat baik untuk memulai perubahan.

Kalau cuma pejabat yang bergerak dan ikut konferensi dimana – mana, tapi kita nggak ikut bergerak, semua teori di konferensi tersebut juga nggak bakal efektif. Pemerintah sudah melarang impor barang yang mengandung CFC. Zat yang dapat merusak lapisan ozon. Pada tanggal 1 Januari, juga dianjurkan seluruh rakyat Indonesia menanam satu pohon.

Ini tips buat siapapun yang mau merusak bumi dan memperparah Global Warming:

1. Nyalakan semua alat elektronik, bahkan yang tidak kita butuhkan                                  

2. Naik kendaraan bermotor cuma buat pergi ke tempat yang jaraknya deket

3. Setiap belanja, minta kantong plastik sebanyak – banyaknya

4. Perbanyak penggunaan hair dryer, hair spray yang mengandung CFC zat perusak ozon

5. Rusak semua pohon disekeliling kita

6. Lakukan pembakaran sampah sesering mungkin, dan jangan hiraukan protes tetangga

Bagi siapapun yang menjalankan tips tersebut dengan maksimal, niscaya bumi akan semakin panas dan hancur beberapa puluh tahun kemudian..  

Jadi, apa pilihan kita? Memperparah atau Memperbaiki?

1 Tanggapan »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. Aq sih milih memperbaiki. Ogah bgt kalo harus tinggal di planet lain, apalagi berbagi sama makhluk planet lain yang gak jelas…hiii, serem…! Aku suka sama arteikel yang nyangkut masalah lingkungan ini karena gak semua orang bisa care sama lingkungan.


Tinggalkan sebuah tanggapan

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.